Selasa, 06 Januari 2015

Pengenalan CSS

Sebelum rekan-rekan sekalian mempelajari CSS, diasusmsikan rekan-rekan sudah memahami dasar dasar HTML / XHTML.

Pengertian CSS
Apa itu CSS?
CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets. Berisi rangkaian instruksi yang menentukan bagiamana suatu text akan tertampil di halaman web.
Perancangan desain text dapat dilakukan dengan mendefinisikan fonts (huruf) , colors (warna), margins (ukuran), latar belakang (background), ukuran font (font sizes) dan lain-lain. Elemen-elemen seperti colors (warna) , fonts (huruf), sizes (ukuran) dan spacing (jarak) disebut juga “styles”.
Cascading Style Sheets juga bisa berarti meletakkan styles yang berbeda pada layers (lapisan) yang berbeda.
CSS terdiri dari style sheet yang memberitahukan browser bagaimana suatu dokumen akan disajikan.
Fitur-fitur baru pada halaman web lama dapat ditambahkan dengan bantuan style sheet.
Saat menggunakan CSS, Anda tidak perlu menulis font, color atau size pada setiap paragraf, atau pada setiap dokumen. Setelah Anda membuat sebuah style sheet, Anda dapat menyimpan kode tersebut sekali saja dan dapat kembali menggunakannya bila diperlukan.

Keuntungan Menggunakan CSS
CSS memberikan keseragaman pada halaman web.
Dengan CSS dapat menghemat banyak waktu dan pekerjaan berulang. Saat menggunakan CSS, perubahan tidak perlu dilakukan dalam setiap halaman web. Anda hanya perlu membuat perubahan dalam style sheet.
CSS memungkinkan Anda untuk memuat halaman web Anda dengan mudah.
Layers (Lapisan), seperti item pop-up, dapat digunakan dalam dokumen.
CSS membantu Anda memelihara halaman web Anda dengan mudah dan efektif.

Atribut HTML

HTML Attributes atau atribut HTML adalah suatu informasi tambahan yang bisa disertakan pada suatu elemen HTML. Suatu elemen dapat memiliki atribut. Atribut ini memberikan informasi tambahan tentang elemen yang bersangkutan. Atribut selalu digunakan pada awal tag / start tag. Cara mendefinisikan atribut dengan memberikan informasi name dan value dari suatu elemen, seperti name=”value”.

Contoh Atribut :
Link HTML atau HTML Links didefinisikan dengan tag <a>. Alamat link inilah yang merupakan atribut.
<a href="http://www.pemrograman.org/">Pemrograman</a>
Coba contoh HTML diatas dengan HTML Editor.
Jadi <a> merupakan elemen html, href adalah name atau nama atribut sedang Pemrograman adalah value atau nilai atribut.Berikut adalah beberapa atribut standar yang hampir dipakai semua elemen:
AtributNilaiKeterangan
classclass_rule atau style_ruleKelas elemen
idid_nameNomor unik suatu elemen
stylestyle_definitionDefinisi gaya atau style
titletooltip_text Tulisan yang akan tertampil pada tool tip

Nilai suatu atribut harus selalu dimulai dan diakhiri dengan tanda petik. Biasanya menggunakan tanda petik (“…”). Tanda petik ini mengapit petikan langsung dari suatu nilai elemen. Tanda petik tunggal juga diperlehkan untuk digunakan walaupun dalam keadaan tertentu nilai suatu atribut bisa berisi tanda kutip, untuk itu di pergunakan tanda kutip tunggal yang mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain. Contoh :
name=’Komunitas “Programmer” Indonesia’

Sangat disarankan untuk penulisan atribut dan nilainya tetap menggunakan huruf kecil karena pada versi HTML yang lebih baru (X)HTML meminta penulisan menggunakan huruf kecil.

Elemen-Elemen HTML

HTML Elements
Dokumen HTML didefinisikan menggunakan elemen-elemen HTML / HTML elements.
Elemen HTML adalah semua yang terdapat diantara start tag sampai end tag.
Start tag *Isi ElemenEnd tag *
<p>This is a paragraph</p>
<a href=”google.com” >This is a link</a>
<br />


HTML Element Syntax
Sintaks elemen HTML mempunyai ciri sebagai berikut:

Elemen HTML dimulai dengan start tag / opening tag
Elemen HTML diakhiri dengan end tag / closing tag
Isi Elemen / element content adalah semua yang terdapat diantara start tag dan end tag
Beberapa elemen HTML tidak memiliki isi atau konten
Elemen yang tidak memiliki isi atau kosong ditutup pada awal tag
Sebagian besar elemen HTML dapat diberi atribut tertentu

Nested HTML Elements
Dalam penulisan dokumen HTML dipastikan menggunakan banyak elemen. Suatu elemen dapat berada di dalam elemen lain atau elemen tersebut menjadi isi / konten pada elemen lain. Hampir semua elemen HTML dapat bersarang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dokumen HTML terdiri dari elemen HTML yang bersarang.

Contoh Dokumen HTML
1
2
3
4
5
6
7
<html>
 
<body>
<p>Paragraf pertama</p>
</body>
 
</html>
Pada contoh diatas terdapat tiga buah elemen. Elemen-elemen tersebut adalah:
Elemen <p>. Elemen ini mendefinisikan suatu konten yaitu sebuah paragraf pada dokumen HTML. Elemen ini dimulai dengan start tag <p> dan diakhiri dengan end tag </p>. Isi atau konten dari elemen ini adalah: Paragraf pertama
<p>Paragraf pertama</p>
Elemen <body>. Elemen ini mendefinisikan suatu konten yaitu body / tubuh dokumen HTML. Bagian ini adalah konten halaman web yang akan tertampil pada halaman web. Elemen ini dimulai dengan start tag <body> dan diakhiri dengan end tag </body>. Isi atau konten dari elemen ini adalah: elemen paragraf (yang sudah dijelaskan diatas).
<body>
<p>Paragraf pertama</p>
</body>
Elemen <html>. Elemen ini mendefinisikan sebuah dokumen HTML. Elemen ini dimulai dengan start tag <html> dan diakhiri dengan end tag </html>. Isi atau konten dari elemen ini adalah: elemen body (yang sudah dijelaskan diatas).
<html>
 
<body>
<p>Paragraf pertama</p>
</body>
 
</html>
Empty HTML Elements
Elemen HTML yang tidak memiliki konten atau isi disebut empty element / elemen kosong. Elemen dapat ditutup pada awal tag. <br> adalah contoh elemen kosong yang tidak memerlukan end tag. <br> bermakna ganti baris. Pada XHTML, XML, dan versi HTML yang lebih baru, semua elemen harus ditutup dengan end tag. Cara yang tepat untuk menutup elemen kosong yang dapat diterima oleh HTML, XHTML dan XML adalah dengan menambahkan garis miring di awal tag, seperti <br />. Walaupun <br> terbukti berjalan baik disemua browser, menulis <br /> akan lebih baik.

Terkadang kita sering lupa memberi end tag pada suatu elemen. Seperti contoh dibawah ini:
<p>Paragraf pertama</p>
<p>Paragraf kedua</p>
Hampir semua browser dapat menampilkan HTML dengan baik walaupun kita lupa memberi end tag pada suatu elemen HTML. Tetapi terdapat pula beberapa elemen yang akan menimpulkan kesalahan (errors) saat kita lupa memberikan end tag. Oleh karena itu, akan lebih baik kita tidak lupa menulis end tag pada suatu elemen.

Dasar-Dasar HTML


Saat mempelajar HTML, terdapat dasar HTML yang paling sering dipergunakan dalam penulisan HTML. Meliputi : HTML Headings, HTML Paragraphs, HTML Links dan HTML Images.

HTML Headings
Heading atau Judul ditulis menggunakan tag <h1>, <h2>, <h3>, <h4>, <h5> dan <h6>.
1
2
3
<h1>Judul</h1>
<h2>Judul</h2>
<h3>Judul</h3>
Coba contoh HTML diatas dengan HTML Editor.

HTML Paragraphs
Paragraf ditulis menggunakan tag <p>.
1
2
3
4
5
6
<p>Paragraf pertama</p>
<p>Paragraf kedua</p>
<p>Paragraf ketiga</p> 
<p>Paragraf keempat</p>
<p>Paragraf kelima</p>
<p>Paragraf keenam</p>
Coba contoh HTML diatas dengan HTML Editor.

HTML Links
Links ditulis menggunakan tag <a>.
1
<a href="http://www.pemrograman.org/">Pemrograman.org</a>
Coba contoh HTML diatas dengan HTML Editor.

HTML Images
Gambar ditulis menggunakan tag <img>.
1
<img src="statx.jpg" width="738" height="327" />

Pengenalan HTML


Sebelum belajar HTML, alangkah lebih baik jika kita memahami konsep dasar HTML terlebih dahulu.

Pengertian HTML
HTML adalah suatu bahasa yang dipergunakan untuk mendeskripsikan halaman web.
HTML merupakan singkatan dari Hyper Text Markup Language.
HTML bukan merupakan bahasa pemrograman, HTML adalah suatu markup language (bahasa markah).
Suatu markup language berupa serangkaian markup tags.
HTML menggunakan markup tags untuk mendeskripsikan halaman web. 

HTML Tags
HTML markup tags biasa disebut HTML tags.
HTML tags berupa keywords atau kata kunci yang diapit oleh tanda kurung seperti <html>.
HTML tags biasanya dipakai berpasangan seperti <b> dan </b>.
Tag pertama dalam pasangan html tags adalah start tag atau tag awal, sedang tag kedua adalah end tag atau tag akhir.
Start tags dan end tags biasa juga disebut opening tags dan closing tags.

HTML Documents = Web Pages
HTML documents atau dokumen HTML mendeskripsikan suatu web pages atau halaman web.
HTML documents berisi HTML tags dan plain text atau text biasa.
HTML documents atau dokumen HTML juga biasa disebut web pages atau halaman web.


Tujuan dari sebuah web browser (seperti Internet Explorer, Firefox, Opera, Safari atau Google Chrome) adalah untuk membaca HTML documents kemudian menampilkannya sebagai halaman web. Browser tidak menampilkan HTML tags, tetapi menggunakan tag tersebut untuk menterjemahkan isi dari halaman web.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
<html>
<body>
 
<h1>Judul Pertama</h1>
 
<p>Paragraf pertama</p>
 
</body>
</html>


Coba contoh HTML diatas dengan HTML Editor.

Penjelasan Contoh
Teks di antara <html> dan </html> mendeskripsikan web page.
Teks di antara <body> dan </body> adalah konten halaman web yang akan tertampil.
Teks di antara <h1> dan </h1> digunakan untuk menampilkan judul.
Teks di antara <p> dan </p> digunakan untuk menampilkan paragraf.

Semua Hal Tentang Internet


Berbicara mengenai internet tentu tidak akan pernah ada habisnya, banyak hal baik tetapi banyak pula hal yang buruk yang bisa kita temukan di dunia maya tersebut. Berbagai hal yang mungkin dan bahkan tidak mungkin dapat kita temukan dengan mudah melalui internet. Layanan televisi dan radio secara online bisa kita nikmati dengan mudah menggunakan teknologi Streaming dan WAP. 
Sebelum Anda mempelajari lebih jauh mengenai dunia web desain, ada baiknya kita tengok sejarah atau awal mulanya internet, boleh dibilang ini sebagai flashback saja.

TENTANG INTERNET
Internet atau Interconnection Networking mempunyai hubungan berbagai macam komputer dan berbagai tipe (platform) komputer yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telpon, wireless, bahkan teknologi satelit.
Pada tahun 1969, lembaga riser Departemen Pertahanan Amerika atau DARPA (Defence Advance Research Project Agency) mendanai sebuah proyek untuk  mengembangkan jaringan komunikasi data antar beberapa komputer. Pengembangan jaringan tersebut sukses dan melahirkan ARPNet. Pada tahun 1972, organisasi ini kemudian mendemonstrasikan di depan peserta The Firs Internastional Conference on Computer Communication dengan jaringan yang terpasang sebanyak 40 titik (node).
Aplikasi internet yang pertama kali ditemukan adalah FTP (File Transport Protokol) yang merupakan sebuah cara yang digunakan untuk mengirimkan atau mentransfer file. Pada tahun 1984, jumlah host di Internet lebih dari 1000 buah. Pada tahun itu pula diperkenalkan DNS (Domain Name System) yang digunakan untuk mengganti atau mendefinisikan suatu IP (Internet Protokol) agar lebih mudah diingat.
Tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat, NSF (National Science Foundation) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang didanai oleh organisasi NSFNet.
Pada tahun 1987, berdirilah sebuah ISP (Internet Service Provider) yang diberi nama UUNet yang saat itu merupakan provider utama internet. Pada tahun 1995, perkembangan Internet semakin meluas. Hal ini ditandai dengan hadirnya berbagai penyedia jasa internet (ISP). SFnet yang telah lama menjadi tulang punggung Internet kembali menjadi jaringan untuk keperluan riset.
Seiring berjalannya waktu, aplikasi internet semakin bertambah dengan diciptakannya WAIS (Wide Area Information Servers), Gopher, dan WWW (World Wide Web). “Dikutip dari buku Jurus Jitu Web Master Freelance”

Panduan Lengkap dan Tutorial PHP MySQL Indonesia

Buat rekan-rekan yang ingin belajar PHP, berikut ada panduan lengkap dan tutorial PHP dan MySQL bahasa Indonesia. Di sini kamu akan mengenal apa dan bagaimana PHP, mengenal MySQL, cara membuat tabel dan memanipulasi tabel di MySQL. Cara mengedit, delete, update data di MySQL menggunakan PHP, Belajar fungsi-fungsi yang berguna di PHP, dan sebagainya.
Berikut adalah daftar isi dari Panduan Lengkap dan Tutorial PHP MySQL Indonesia , bisa didownload di Link dibawah ini :


Info Domain & Hosting Murah Unlimited Indonesia :


Link Tambahan :